Kliping Koran 2205: Buper Kepurun 2

    Nasib Bumper Kepurun Tak Jelas, Kwarcab Klaten Rugi

     Tomi Sujatmiko | Selasa, 22 Mei 2012 | 12:58 WIB | Dibaca: 269 | Komentar: 0

     Ilustrasi (Foto : Dok)

     

    KLATEN (KRjogja.com) - Ketidakjelasan nasib Bumi Perkemahan (Bumper) Kepurun yang kini dijadikan lokasi huntara bagi korban bencana Merapi, membuat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Klaten mengalami kerugian hingga ratusan juta. Bahkan beberapa fasilitas milik Bumper yang rusak dan hilang.

    Demikian disampaikan Ketua Kwarcab Gerakan Pramukan Klaten Anang Widayaka kepada KRjogja.com Selasa (22/5). Menurutnya dalam setahun, Kwarcab rata-rata memperoleh pendapatan Rp 70 juta dari biaya sewa Bumper. Padahal lokasi Bumper sudah digunakan sebagai huntara selama 2 tahun. Sementara itu pada bulan Juni-Agustus biasanya ramai pelajar kemah.

    "Permintaan untuk kemah disana itu banyak. Tapi kami hanya bisa menerima kalau maksimal 100 peserta saja dan bisa memanfaatkan selatan pendopo. Padahal untuk aslinya Bumper mampu menampung hingga 300 peserta. Untuk sekarang tidak dapat kami rekomendasikan kemah di Kepurun jika jumlah pesertanya diatas 100 orang," katanya.

    Karena itu, Anang menegaskan sudah berkoordinasi dengan ranting se Kabupaten Klaten untuk membahas hal ini dan mempertanyakan bagaimana kelanjutan dari huntara yang sudah tidak lagi ditempati. Kwarcab mempunyai tim yang kerap melakukan pemantauan di sekitar bumper.

    "Kwarcab juga mendengar di Bumper ini pernah dijadikan sebagai lokasi mesum.  Jika ini dibiarkan dapat memunculkan citra negatif bagi pramuka. Kami per tanggal 21 Mei udah mengirimkan surat ke BNPB. Tentu kami mengharapkan agar hal ini bisa segera mendapat perhatian," tandasnya. (Awh)

     

    Login Member Area

    © 2012 pramukaklaten.or.id All Rights Reserved. Designed By JoomShaper

    Please publish modules in offcanvas position.