Anda disini: HomeEvent & AktivitasNasionalKontingen Kemah Budaya Nasional Jateng Juara Umum/ Tergiat 2

Kontingen Kemah Budaya Nasional Jateng Juara Umum/ Tergiat 2

Delapan penggalang putri (4 orang dari SMP 1 Karangdowo dan 4 Orang dari SMP N 1 Pedan) Klaten , 1 pembina putri (Kak Ndari) dan tambahan 1 pembina putra (Kak Win Purwoko) dari Kwarcab Klaten yang merupakan wakil Kwarda Jawa Tengah pada Kemah Budaya Nasional 2013. Akhirnya berhasil memperoleh predikat juara umum/tergiat II putri, pada kegiatan tersebut yang dilaksanakan 26 s.d. 30 Juni 2013 di di Desa Teluk Bakau, Kec. Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Dengan persiapan waktu yang amat mendesak kontingen telah memanfaatkan waktu persiapan secara optimal. Terutama untuk penampilan seni tari Luyung yang merupakan ikon Kab. Klaten  dan kirab budaya tradisional yang menyita waktu persiapan. Beruntung  karena mereka rata-rata telah memiliki bekal ketrampilan kepramukaan yang cukup matang.

 

Perjalanan penerbangan keberangkatan kontingen yang direncanakan 26 Juni dari Yogyakarta, akhirnya harus dipindahkan ke Semarang, karena panitia penyelenggara kesulitan mendapatkan tiket penerbangan ke Batam.  Hal ini sempat mengacaukan persiapan, namun semua dapat di atasi. Ternyata penundaan dan  bahkan pemisahan rombongan penerbangan terjadi juga pada kontingen lainnya. Setiba di Batam kemudian dilanjutkan dengan penyeberangan menggunakan speedboat menuju Bintan. Partisipasi pemerintah setempat cukup baik dalam melayani, mengawal dan mengantar kedatangan peserta ini. 

Pelaksanaan kegiatan pada umumnya berjalan dengan baik dan kontingen dapat berprestasi optimal di hampir pada semua mata kegiatan. Namun dukungan konsumsi dari pihak EO (penyelenggara) nampaknya belum optimal. Ditambah ketidakpastian mendapatkan tiket dan waktu penerbangan pulang sangat menggangu konsentrasi mengikuti kegiatan.

Jadwal kepulangan yang mestinya tanggal 30 Juni, akhirnya harus molor 1 hari karena tiket penerbangan. Sehingga harus menginap/ transit di sebuah pondok pesantren (lupa namanya) yang sopir taksi disanapun tidak tahu dimana tempatnya. Suasana sepi karena santri sedang liburan. Untung uang saku masih cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kontingen. Alhamdulillah akhirnya sampai di yogyakarta pada 1 Juni Siang. Dan telah dijemput oleh mobil rombongan Ka Kwarcab. Masih beruntung kiranya kontingen Jawa Tengah yang dapat kembali lebih dahulu. Karena banyak kontingen lain yang menunggu lebih lama. Bahkan ada yang beberapa hari harus transit di Jakarta dengan bekal terbatas sehingga pendampingnya punya gagasan menelpon teman semasa kuliah/ sekolah yang tinggal di Jakarta, untuk bergotong royong membantu kesulitannya. 

Semoga semua yang dialami menjadi guru dan pengalaman berharga. Kesukaran pasti kan hilang kalau dilawan hati yang riang. Di sini senang di sana senang.   

 

Komentar

Pengunjung Online

Kami memiliki 61 tamu dan tidak ada anggota online

Visitor sejak 14-08-2012

free counters